GAYA BAHASA

Setelah membahas tema dan alur, sekarang kita bahas mengenai gaya bahasa. Dalam menulis cerpen, gaya bahasa juga termasuk unsur yang penting. Gaya bahasa yang menggunakan kata-kata gaul ala ABG tentunya hanya cocok untuk cerpen remaja. Sedangkan gaya bahasa yang lebih halus, teratur dan dewasa lebih sesuai untuk cerpen yang ditujukan buat umum.

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya, ada beberapa majalah yang sangat memerhatikan kata-kata seperti : GAK, ENGGAK DAN TIDAK.

Saya pernah mengirimkan cerpen ke majalah remaja dan dalam cerpen itu banyak menggunakan kata ‘GAK’. Ketika cerpen itu dimuat, kata “GAK” direvisi oleh editor menjadi ENGGAK. Lalu, ada juga kata “PENGEN” dirubah menjadi PENGIN.

Namun ada pula, majalah remaja yang tidak mempersoalkan kata GAK DAN PENGEN.
Jadi, gaya bahasa ini memang masalah selera. Walau demikian tetap penting dan menjadi salah satu faktor lolos tidaknya sebuah cerpen untuk dipublish.

Cerpen yang baik adalah cerpen yang gaya bahasanya mengalir dan enak dibaca. Memang tidak mudah membuat cerpen dengan gaya bahasa seperti itu. Perlu latihan dan banyaaaak MEMBACA karya orang lain. Cuma itu resep paling jitu.

Setiap kali membaca cerpen/novel saya pasti memerhatikan gaya bahasa si penulis. Dan…tanpa disadari saya sering terpengaruh oleh gaya bahasa penulis favorit saya yang kebetulan seirama dengan gaya bahasa di cerpen-cerpen saya.

Banyak yang bilang, saya lebih cocok menulis dengan gaya bahasa lincah. Benar atau tidak, hanya pembaca yang bisa menilai.

Nah, bagaimana dengan gaya bahasa kamu? Hanya kamu yang tahu. Yang penting, terus berlatih menulis dan temukan gayamu sendiri.

21 Comments »

  1. 1
    Anazkia Says:

    Absen dulu bu🙂

  2. 2
    Anazkia Says:

    Bu Guru, saya ada cerpen yang sudah ngendon😀 dah lama bu, dah bulukan :$ hehehe.. saya kirim yah mbak… tapi, yah githu bahasa saya masih kacau ;;)

  3. 3
    Anazkia Says:

    eh, ko gak sopan yah? sekejap Bu Guru, sekejap mbak. Duh, ralat Bu Guru… :?yang lain kemana yah…???

  4. 4
    Anazkia Says:

    Sendirian aja nih… kemana yang lain yah? agaknya… malming kali yah…😕

  5. 5
    buwel Says:

    Maaf semuanya telat neh….hehheheheh

  6. 6
    Anazkia Says:

    Wel, dikau kenapa? ada masalah yah?😕

  7. 7
    Sang Cerpenis bercerita Says:

    boleh kok Anaz. boleh. kirim ke mana?

  8. 8
    buwel Says:

    Waaaah sekarang udah ke gaya bahasa ya, buwel mangkanya suka nulisnya nggak kok ndak ada di contoh di atas ya…hehehheheh.Btw kalo menurut buwel ya Bu, gaya bahasa model apapun yang penting pesan yang ingin di sampaikan bisa enak di pahami dan tersampaikan Bu…Tapi gaya bahasanya Bu guyu buwel suka kok…hehehhe

  9. 9
    vie_three Says:

    walaaahhhh kenapa baru-baru ini saya kenal mbak yach…. tp untung saya bisa kenal dan kesini dech jadinya bisa dapat pelajaran tentang menulis…..sungguh saya tidak begitu memperhatikan gaya bahasa saat menulis, yg ada di otak langsung ajah mengalir dan tertulis begitu saja….. :~salam kenal ya mbak…..

  10. 10
    vie_three Says:

    owalaaahhhh bentar2 setelah diamat2i ini yg punya mbak fanny toh….. hiyakakakakak :))

  11. 11
    Sang Cerpenis bercerita Says:

    @buwel : bener nak. tapi harus diperhatikan gaya bahasa utk cerpen remaja dg cerpen umum. @vie three : hi hi hi…..

  12. 12
    Seti@wan Dirgant@Ra Says:

    Daftar dulu sebagai siswa baru bu Guru,….

  13. 13
    Seti@wan Dirgant@Ra Says:

    Emang benner sih,… bu guru cocoknya menulis pake gaya bahasa lintah….. eh eh.. maksudna gaya bahasa lincah gitu.Kalo aku kayaknya pake gaya bahasa serius kali yah?

  14. 14
    Seti@wan Dirgant@Ra Says:

    Oh yah,… bu Guru.. Format kalendet postingan sengaja di setting gituan yah?

  15. 15
    Seti@wan Dirgant@Ra Says:

    MALU BERTANYA JALAN TERUS, ENTAR KESASAR NGGAK BISA NEMBUS.

  16. 16
    fanny Says:

    @setiawan : dari sononya tuh. benerinnya gimana?

  17. 17
    buwel Says:

    selamat dateng bang iwan😀

  18. 18
    buwel Says:

    Udah keren kok kata2 di bawah nya mbak….penuh makna…🙂

  19. 19
    Ramadhan Aditya Says:

    ehmm…anuu… emang kalu mau cerpennya di pajang disini kirim ke mana bu guru? lewat pos ya? :f kebiasaan ngirim cerpen…hihihi

  20. 20
    fanny Says:

    ke imel bu guru aja. shianno@yahoo.com

  21. 21
    Ramadhan Aditya Says:

    thx fanny😀


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: