JUDUL YANG EYE CATCHING

Salah satu resep agar cerpen kita dilirik oleh Editor adalah JUDUL. Judul sebuah cerpen selain harus berkaitan dengan tema cerita, juga sebaiknya EYE CATCHING alias mengundang orang untuk membaca. Walaupun yang membuat sebuah cerpen layak terbit tak selalu karena judulnya, tetapi…judul juga berperan penting.

Logikanya seperti ini, bagaimana karya kita mau dibaca oleh Editor yang setiap harinya pasti menerima ratusan, mungkin juga ribuan cerpen dari seluruh pelosok tanah air, jika dari judulnya saja cerpen kita sudah tidak mengundang untuk dibaca.

Tetapi jangan mentang-mentang harus eye catching, kita jadi membuat cerpen yang judulnya lebay abis. Apalagi judul yang tidak ada kaitan dengan tema cerpen.

Judul sebuah cerpen juga sebaiknya tidak terlalu panjang. Coba saja perhatikan cerpen-cerpen yang terbit di media cetak. Jarang sekali ditemui cerpen berjudul sangat panjang. Biasanya, maksimal 5 atau 6 kata misalnya : CINTAKU DALAM SEPOTONG KUE COKLAT.

Selain tidak menarik, judul yang terlalu panjang juga membuat sempit kolom cerpen di majalah ybs. Tentunya, kalian gak mau cerpen ditolak gara-gara judul.

Bicara soal judul cerpen, beberapa cerpen saya pernah dirubah judulnya lho oleh pihak Editor. Ada yang jadi menarik tetapi ada juga yang malah aneh. Tetapi, saya gak bisa protes. Namanya juga Editor. Mereka punya kuasa penuh dong untuk merubah judul cerpen. Sudah bagus dimuat ya? He he he…

Nah, kalau kamu gak mau judul cerpenmu di permak sama editor, sebaiknya buat judul yang menarik dan pas dengan isi cerpen. Oke?

</span

11 Comments »

  1. 1
    Fanda Says:

    Memang judul itu yg paling sulit kayaknya dalam membuat tulisan. Kadang tulisan sdh selesai, masih bingung aja mau dikasih judul apa. Yg singkat, menarik, sesuai isi tp bikin penasaran jg…

  2. 2
    Ivan Kavalera Says:

    😀 kalo bikin judul yg misalnaya agak bombastis, unik, dsb, gimana ya?

  3. 3
    Anazkia Says:

    Setuju banget mbak, amalan ini di mana2 di laung2kan. heheheh Tingal saya nih, praktek.. praktek…praktek!!!

  4. 4
    Susy Ella Says:

    ella lapeeer…bu guru….ella mau kue stroberi

  5. 5
    Sang Cerpenis bercerita Says:

    @Ivan : boleh aja, asal masih ada kaitan dg tema. tapi bombastis yg dimaksud tuh kyk apa? bisa ngasih contoh?

  6. 6
    Penikmat Buku Says:

    bener banget mbak fanny, judul sering jadi pilihan pertama editor selain isinya…tapi satu lagi pemilihan font juga sering jadi penentu si editor melirik ato gak😀

  7. 7
    Fanda Says:

    Jadi, font apa yg paling disukai para editor ya? Atau itu tergantung orangnya masing2?

  8. 8
    Sang Cerpenis bercerita Says:

    @fanda : biasanya sih font 12, times new romans atau arial 12.

  9. 9
    vie_three Says:

    inilah yg tersulit mbak…. malah biasanya judul itu pemikiran kedua setelah membuat ceritanya loh mbak….. itu sech kebiasaanku, xixixixi

  10. 10
    buwel Says:

    sama kek buwel dunk vie….hihihiihhi

  11. 11
    Ramadhan Aditya Says:

    ehmm…kalo kata dosen penulisan pendapat aku di kampus,,tulis judul setelah selesai nulis..trus…ehmm…apa lagi yah? hihihi,, lupa padahal baru belajar semester kemaren… :$


RSS Feed for this entry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: